Kurang Puas! Oknum Guru Hamil Tua Nekat Selingkuh Dengan Tukang Sampah di Temanggung

Kasus perselingkuhan di Jawa Tengah, kembali terjadi. Jika sebelumnya seorang nenek 4 cucu tertangkap basah "gituan" dengan mantunya di Purworejo. Kali ini kasus serupa terjadi di Temanggung ketika umat muslim sedang kegiatan takbiran, Sabtu (23/5/2020) malam.

Ialah seorang oknum guru salah satu sekolah swasta di Candiroto, Temanggung berinisial Nkn (39) diketahui tengah berhubungan badan pria idaman lain (Pil) berinisial Rko (41).

Pria pasangan selingkuh sang oknum guru ini diketahui seorang tukang sampah keliling di lingkungan RT tempat tinggal Nkn.

Perbuatan tak terpuji oknum guru yang tengah hamil 8 bulan ini terbongkar setelah suaminya bernama Bahrodin (39), pulang dari kerja di Temanggung kota.

Awalnya, Bahrodin mengabari istrinya jika malam takbiran akan pulang. Namun sebelum suaminya tiba, justru dimanfaatkan Nkn janjian dengan Rko bertemu di rumahnya.

Sekitar pukul 18.30 Wib, Rko pun datang di rumah Nkn. Sayangnya kedatangan PIL Nkn tersebut dicurigai oleh warga. Sehingga tiga tetangga oknum guru inipun turut mengintai.

Karena Rko bertamu sudah satu jam lebih tepat pukul 19.45 Wib tak kunjung pulang, ketiga warga inipun diam-diam memanjat atap rumah Nkn. Tepat ruangan kamar Nkn warga membuka atap genteng dan mereka melihat antara Nkn dengan Rko sedang melepas pakaian keduanya dan berhubungan di saat suara takbir menggema di luar.

Tidak ingin timbul fitnah, warga yang melihat adegan yang diperankan Nkn tersebut langsung menghubungi Bahrodin dan meminta meminta sampai ke rumah.

Tak langsung lama suami Nkn pun tiba dan langsung melabrak kamar istrinya. Benar. Saat pintu kamar dibuka Bahrodin menyaksikan istri tanpa pakaian bersama tukang sampah.

Keduanya pun langsung digiring ke rumah Ketua RT. Saat ditanya di tempat Ketua RT, Nkn mengaku tergiur “burung” Rko yang cukup besar melihat menggoda karena besar dan panjang.

“Memang saya salah. Ini resiko saya. Kenapa gelap mata karena si Rko sering pamer burung di belakang rumah jadi tergiur melihat ukuran. Saya minta maaf,” ujar Nkn, Sabtu (23/5/2020) malam pukul 22.00 Wib.

Sementara suami Nkn mengaku tidak memaafkan istrinya dan akan mempolisikan mereka. Ia juga menjatuhkan talak meski istrinya sedang berbadan dua.

“Saya jijik melihat kalian. Malam ini saya ceraikan kamu dan kita bukan suami istri lagi. Saya akan lapor ke polisi,” ucapnya di rumah Ketua RT.

Hingga berita ditulis, usai dari rumah Ketua RT, Nkn langsung pulang ke rumah orang tuanya di Candiroto Wetan. Sedang menuju Polsek setempat. Lantas, pria selingkuhan Nkn menawarkan menikahi Nkn jika harus cerai dengan suaminya.

Begitu juga Nkn, dia ikhlas menerima pria selingkuhannya sebagai suaminya nanti. (M.Rahmat)

Sumber: beritasatu